MEREKA
terabai dalam ucapan
linglung tak tau arah
gejolak panas mulai menerkam
membubuhi hati tak karuan
mengisyaratkan hati untuk bermuara
mereka yang merekah
abaikan malu yang bermahkota
mencoba tuk menghitamkan pelangi
berintobasikan gelap pekat
tenggelam dalam sejarah
dan perihnya silet nafas
mereka yang merekah
kini diam
dan terselubung dalam marah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar